Pembangunan Rel Kereta Belum Mendesak Dibutuhkan

MANADO (BK) :  Mega proyek pembangunan jalur rel kereta api Trans Sulawesi dari Kota Makassar – Sulawesi Selatan sampai di Kota Manado – Sulawesi utara dengan nilai proyek US$ 2 miliar atau sekitar Rp. 18 triliun telah direncanakan oleh Pemerintah Pusat dengan pembangunan fisik mulai berjalan di tahun 2013 yang akan datang.

N. Raymond Frans,-

Menko Perekonomian, Hatta Rajasa dalam keterangannya, Sabtu (3/11/2012) memaparkan : “Ini butuh dana US$ 2 miliar dan sudah ada salah satu investor Rusia yaitu BUMN-nya sana yang sudah menyatakan akan membantu permodalan untuk pembangunan jalur rel kereta api Trans Sulawesi sebagai sarana transportasi pertama di pulau Sulawesi”.
Menurut Hatta, pembangunan jalur kereta api itu murni bakal dilakukan oleh swasta, dengan menggandeng pemerintah lewat BUMN. Rel kereta api itu akan dilalui enam provinsi di sulawesi.
 
Berkaitan dengan hal itu, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Organisasi Forum Peduli Masyarakat Katombuluan (DPO FOPMAKAT), N. Raymond Frans mengatakan, bahwa pembangunan rel kereta api Trans Sulawesi belum mendesak dibutuhkan.
 
Menurut Raymond yang juga adalah aktivis Ormas Pemuda Pancasila itu, seharusnya Pemerintah Pusat atau Kabinet Indonesia Bersatu II sebelum mengakhiri masa tugasnya, memprioritaskan penyelesaian kasus-kasus korupsi yang telah terangkat saat ini. Bukan malah merencanakan suatu pembangunan mega proyek lagi.
Harus diingat, bahwa masyarakat Indonesia sangat trauma dengan adanya kasus-kasus korupsi yang belum dituntaskan, seperti kasus suap proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Agama, dan kasus suap lainnya. Karena itu, pemerintah pusat semestinya menuntaskan dulu kasus-kasus korupsi tersebut.
 
Dikuatirkan dengan adanya mega proyek pembangunan rel kereta api Trans Sulawesi, akan menjadi lahan bagi para koruptor mempermainkan dana yang telah dianggarkan.
Apalagi mega proyek pembangunan rel kereta api Trans Sulawesi tersebut akan mulai di lakukan pada tahun 2013 nanti, dimana tinggal setahun lagi diadakan pemilihan umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden di tahun 2014. Takutnya malah mega proyek itu akan dimanfaatkan menjadi lahan empuk untuk di korupsi oleh oknum-oknum tertentu dalam kaitannya dengan Pemilu 2014 nanti. Demikian Raymond memaparkan. (rafans) – (Sumber : http://beritakawanua.com/berita/nasional/-pembangunan-rel-kereta-api-trans-sulawesi-belum-mendesak-dibutuhkan.html),-

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda Disini :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s